Showing posts with label Tata Kalimat Bahasa Belanda. Show all posts
Showing posts with label Tata Kalimat Bahasa Belanda. Show all posts
Saturday, December 28, 2013

Urutan Kata Dalam Kelompok Kata Bahasa Belanda

Pada pembahasan kali ini akan kami ulas mengenai Urutan kata dalam kelompok kata benda, kata depan dan kata kerja dalam Bahasa Belanda. Pada waktu sebelumnya, kami telah mengulas materi mengenai Pengingkaran Kata : Penggunaan Niet dan Geen Bahasa Belanda dan Penjelasan Kalimat Majemuk Bahasa Belanda yang berkaitan erat dengan pembahasan ini. Pembahasan berikut ini merupakan kelanjutan dari materi-materi sebelumnya pada bab / topik materi tentang Tata Kalimat Bahasa Belanda.

Nah, mengenai Urutan kata dalam kelompok kata benda, kata depan dan kata kerja dalam Bahasa Belanda ini terdapat beberapa istilah singkatan yang dipakai dan harus kita tau terlebih dulu, seperti:
  • N = kata benda, nama, atau kata ganti
  • A = kata sifat (adjektif), dan bentuk partisip
  • det = kata sandang, kata ganti petunjuk, dsb
  • K = adverbium atau keterangan
  • Ks = kata sambung

1. Kelompok kata benda

Dalam kelompok kata benda ini merupakan kelompok kata yang intinya dapat dilengkapi kata sandang, kat sifat, keterangan, maupun kata sambung. Mari kita simak contoh berikut ini (kata inti berwarna merah):

kelompok kata benda                         pola
  • hij/Jan                              N
    dia laki-laki/Jan
  • die deur                             det-N
    itu-pintu
    pintu itu
  • deze fraaie deur                     det-A-N
    ini-indah-pintu
    pintu yang indah ini
  • die fraaie oude deur                 det-A-A-N
    itu-indah-tua-pintu
    pintu yang tua dan indah itu
  • die fraaie maar scheve deur          det-A-Ks-A-N
    itu-indah-tetapi-miring-pintu
    pintu yang indah tetapi miring itu
  • die zeer fraaie deur                 det-K-A-N
    itu-sangat-indah-pintu

    pintu
    yang sangat indah itu
  • die verzakte deur                    det-A-N
    itu-anjlok-pintu

    pintu
    yang anjlok itu
  • deze vorig jaar vernieuwde deur      det-K-A-N
    ini-lalu-tahun-diperbaiki-pintu
    pintu
    yang tahun lalu diperbaiki ini
  • die grondig vernieuwde deur             det-K-A-N
    itu-total-diperbaiki-pintu
    pintu yang diperbaiki secara total itu
  • deze door Jan vernieuwde deur        det-K-A-N
    ini-oleh-Jan-diperbaiki-pintu

    pintu yang diperbaiki oleh Jan ini

2. Kelompok kata depan

Pada kelompok kata depan ini, terdapat 2 istilah singkatan yang dipakai, yaitu:
  • P = kata depan
  • p = bagian kedua dari sebuah kata depan yang dapat dipisahkan

Contoh:
in de kamer                  P - det - N
di dalam kamar itu


de kamer in                  det - N - P
masuk kamar itu


door
de kamer heen
           P - det - N - p
menembus/melalui kamar itu

3. Kelompok kata kerja

Dalam kelompok kata kerja ini terdapat singkatan-singkatan yang dipakai sebagai keterangan pola dari sebuah kalimat, yaitu:
  • V = kata kerja mandiri dalam kata o.t.t (kini) dan o.v.t (lampau)
  • Vi = kata kerja mandiri dalam infinitif
  • Vpr = kata kerja mandiri dalam bentuk partisip
  • pV = kata kerja yang dapat dipisahkan (kata depan + kata kerja)
  • Vr = kata kerja refleksif
  • Vb = kata kerja bantu
  • Vm = kata kerja modal
  • R = kata kerja refleksif
  • p = kata depan 

Selain itu, kelompok kata kerja terdapat 2 penjelasan lagi, yakni kelompok kata kerja dilihat dari kata kerja mandiri dan kelompok kata kerja dengan kata kerja yang dapat dipisahkan.
  • Kelompok kata kerja dilihat dari kata kerja mandiri
Kata kerja mandiri merupakan kata kerja yang dapat mandiri dalam kalimat dan tidak perlu digabung dengan kata kerja lain, contohnya kata werk (1), werken (2, 3), vergist (4). Kata kerja ini tidak pernah berbentuk kata kerja bantu/kata kerja modal. Kata kerja bantu/modal tidak pernah berdiri sendiri dalam suatu kalimat, sehingga harus dilengkapi kata kerja mandiri.
  1. Ik werk morgen                     V
    Saya bekerja besok
  2. Ik kan morgen niet werken          Vm - Vi
    Saya besok tidak dapat bekerja
  3. Ik moet morgen kunnen werken       Vm - Vm - Vi
    Saya besok harus dapat bekerja
  4. Hij heeft zich vreselijk vergist   Vb - R - Vr/Vpr
    Dia telah keliru sekali

  • Kelompok kata kerja dengan kata kerja yang dapat dipisahkan
Pada contoh berikut, kata kerja afwassen yang artinya "mencuci piring", dapat dipisahkan:
  1. Ik was altijd menteen af ↔ berpola pV
    Saya selalu langsung mencuci piring
  2. Ik zal straks afwassen ↔ berpola Vm - pVi / pV
    Saya nanti akan mencuci piring sendiri
  3. Ik heb gisteravond zelf afgewassen ↔ berpola → Vb - pV / Vpr
    Saya kemarin malam telah mencuci piring sendiri

Dalam bentuk perfektum (selesai), ge- berada di tengah, bukan di depan seperti pada kata kerja biasa. Contohnya, pada kata kerja yang dapat dipisahkan lainnya seperti:
oversteken yang artinya "menyeberang"
  • Mijn oma steekt meestal de straat alleen over ↔ berpola pV
    Nenek saya biasanya menyeberang jalan sendiri
  • Nu moet zij de grote straat oversteken ↔ berpola Vm - pVi / pV
    Sekarang dia juga harus menyeberang jalan besar itu

Contoh lain (batas bagian yang dapat dipisahkan diberi tanda / , bentuk perfektum disertakan di sebelah kanan):
  • op/drinken   - minum sampai habis - opgedronken
  • in/schrijven - mendaftarkan diri  - ingeschreven
  • terug/komen  - kembali            - teruggekomen
  • mee/gaan     - ikut pergi         - meegegaan
  • toe/laten    - mengijinkan        - toegelaten
  • voor/lezen   - membacakan         - voorgelezen

Untuk menandai apakah sebuah kata kerja dalam kalimat terpisahkan atau tidak, bisa dilihat dengan cara mencari kata depan yang berada di belakang kalimat. Apabila ada kata depan tidak diikuti kata benda, hampir pasti kata tersebut merupakan bagian dari kata kerja. Contohnya pada kata kerja yang langsung mudah kita lihat adalah steekt (infinitif nya : steken).

Apabila kata kerja ini langsung dilihat artinya dalam kamus, akan kita dapatkan terjemahannya yaitu "menusuk". Pada contoh kalimat (oversteken yang artinya "menyeberang") di atas tadi menjadi aneh artinya. Berarti yang dilakukan tadi salah, karena tidak melihat bahwa kata kerja tersebut masih harus digabungkan dengan over.

Karena itu, slaat ... over harus dicari terjemahannya pada kata overslaan. Kata kerja was ... af dalam kamus akan kita temukan pada huruf A, bukan W.

Untuk itu, sangat disarankan untuk membaca kalimat secara keseluruhan terlebih dulu, barulah mencari kata-kata sulit.

Sekian dari kami dalam ulasan materi bahasa Belanda mengenai Urutan Kata Dalam Kelompok Kata Bahasa Belanda. Semoga penjelasan di atas dapat dipahami dan bermanfaat bagi semuanya.
Monday, June 24, 2013

Pengingkaran Kata : Penggunaan Niet dan Geen Bahasa Belanda

Penggunaan Niet dan Geen Bahasa Belanda - Dalam pengingkaran kata bahasa belanda yang sering digunakan adalah niet dan geen. Keduanya memiliki arti / makna yang sama, yaitu tidak, bukan. Pada kata niet terbagi lagi dalam kalimat tunggal dan kalimat majemuk. Tidak seperti niet, penggunaan kata geen tidak memiliki kategori kalimat tunggal dan majemuk, dan penggunaan kata geen selalu terletak di depan kata benda.

Penggunaan kata Niet

Penggunaan kata Niet dalam suatu kalimat dalam bahasa belanda dibagi menjadi 2 kategori, yaitu:

1. Niet dalam Kalimat Tunggal 

Penggunaan kata niet dalam Kalimat tunggal terletak pada posisi yang berbeda pada suatu kalimat, yakni:
  • Niet yang terletak terletak di belakang kalimat, contoh :
Saya tidak mengatakan itu
Ik    zeg          het    niet
S     PV           OL     K
saya  mengatakan   itu    tidak
  • Niet yang terletak di depan sisa predikat (SP) dalam suatu kalimat berkala perfektum (selesai), contoh:
Saya tidak mengatakan itu kepada dia
Ik    heb    het         hem  niet    gezegd
S     PV     OL          OT   K       SP
saya  KKB    itu         dia  tidak   mengatakan
  • Niet yang terletak di depan bagian kalimat yang diingkari, terutama apabila bagian kalimat itu diberi tekanan kata (di depan kata depan, keterangan, kata keterangan, kata sifat),  contoh :
Saya menceritakan itu tidak kepadanya
Ik    heb    het   niet    aan hem verteld
S     PV     OL    OT           SP
saya  KKB    itu   tidak   kepadanya menceritakan

Saya mengerjakan itu bukan kemarin.
Ik    heb    het   niet gisteren    gedaan
S     PV     OL         K           SP
saya  KKB    itu   bukan kemarin    mengerjakan 

Dia tidak sering ikut melakukan
Hij   heeft  niet vaak      meegedaan.
S     PV        OL
dia   KKB   
tidak sering   ikut melakukan

Dia tidak cantik.
Zij   is      niet mooi
S     PV      SP
dia   adalah  tidak cantik

Bukan dia (yang) telah melakukan itu, tetapi Annie.
Niet hij   heeft  het  gedaan,    maar    Annie.
S          PV     OL   SP         KSB       S
Bukan dia  KKB    itu  melakukan  tetapi  Annie
  

2. Niet dalam Kalimat Majemuk (anak kalimat) 

Sama seperti halnya penggunaan Niet dalam Kalimat tunggal, letak niet dalam kalimat majemuk juga berbeda-beda, simak penjelasan berikut. 

1. Niet yang berada langsung di depan predikat, contoh :
Saya berjanji kepadamu untuk tidak (akan) mengatakan hal itu.
Ik beloof je  dat    ik    het  niet    zeg
              KSB    S     OL   K       PV 
              bahwa  saya  itu  tidak   mengatakan 

Saya berjanji kepadamu bahwa saya tidak akan mengatakan hal itu.
Ik beloof je  dat    ik    het  niet   zal     zeg
              KSB    S     OL   K      PV      SP
              bahwa  saya  itu  tidak  akan  mengatakan 

Saya berjanji kepadamu untuk tidak (akan) mengatakan hal itu.
Ik beloof je  dat    ik    het  niet   zeg
              KSB    S     OL   K      PV 
              bahwa  saya  itu  tidak  mengatakan

Saya berjanji kepadamu bahwa saya tidak akan mengatakan hal itu.
Ik beloof je  dat    ik    het  niet   zal   zeg
              KSB    S     OL   K      PV    SP 
              bahwa  saya  itu  tidak  akan  mengatakan 

2. Niet yang terletak di depan bagian kalimat yang diingkari, contoh :
Saya berjanji padamu bahwa saya (tidak) akan selalu datang terlambat.
Ik beloof je  dat    ik    niet altijd   te laat    kom. 
              KSB    S          K          K        PV 
              bahwa  saya  tidak selalu  terlambat  datang

Penggunaan kata Geen

Penggunaan kata geen dalam bahasa Belanda selalu terletak di depan kata benda, yang mana letak kata geen di depan kata benda memiliki 2 kategori, yakni :

1. Di depan kata benda yang didahului artikel een :
Ik heb een huis             ~  Ik heb geen huis
Saya memiliki sebuah rumah 
Saya tidak memiliki sebuah rumah


Ik zoek een station         ~  Ik zoek geen station

Saya mencari stasiun        ~  Saya tidak mencari stasiun

2. Di depan kata benda yang tidak didahului artikel (kosong) :
Hij heeft kleren gekocht.   ~  Hij heeft geen kleren gekocht.

Dia telah membeli pakaian.  ~  Dia tidak membeli pakaian.

Hij drinkt vanochtend melk. ~  Hij drinkt vanochtend geen melk. 
Dia tadi pagi minum susu.   ~  Dia tadi pagi tidak minum susu
Demikian penjelasan singkat mengenai Pengingkaran Kata : Penggunaan Niet dan Geen Bahasa Belanda, semoga bermanfaat ^^
Tuesday, June 18, 2013

Penjelasan Kalimat Majemuk Bahasa Belanda

Penjelasan Kalimat Majemuk Bahasa Belanda - Mengenai kalimat majemuk dalam bahasa Belanda ini memiliki subyek dan PV lebih dari satu dan terdiri atas sebuah induk kalimat dan sebuah beberapa anak kalimat. Dalam anak kalimat, subyek terletak di depan dan predikat (PV dan SP) terletak di bagian belakang kalimat.

Contoh :
  • Saya melihat seseorang yang sudah selesai.
    Ik   zie     iemand     die  al   klaar  is
    S    PV      S          S    K    SP     PV

    Saya melihat seseorang
      yang    sudah    selesai    adalah

        Induk kalimat
                     anak kalimat
  • Itu adalah orang yang besok ingin saya kunjungi.
    Dat  is     de persoon  die  ik   morgen wil  
    bezoeken.
    S    PV         SP      OL   S    K      PV    SP

    itu  adalah   orang
         yang saya besok  ingin mengunjungi
        Induk kalimat                 anak kalimat
  • karena sebelumnya saya belum pernah menanyakan hal itu pada istri saya.
    omdat  ik   het  mijn vrouw nog   nooit  eerder     gevraagd  heb.
    KSB    S    OL   OT         K     K      SP         PV

    karena saya itu  istri saya belum pernah sebelumnya menanyakan KKB

                         anak kalimat
  • Bila saya memiliki banyak uang, saya (akan) pergi ke Belanda tiap tahun.
    Als  Ik   veel geld   heb,     ga    ik   ieder jaar 
    naar Nederland.
    KSB  S    OL          PV       PV    S         K        K

    bila saya banyak uang
    memiliki pergi saya tiap tahun  ke Belanda
            anak kalimat                  Induk kalimat

Dari contoh-contoh di atas, menjelaskan bahwa penempatan anak kalimat dan induk kalimat tidak selalu pada posisi yang sama, penempatannya dapat berubah-ubah disesuaikan dengan pola kalimat yang ada.

Demikian pembahasan singkat mengenai Penjelasan Kalimat Majemuk Bahasa Belanda, semoga dapat dimengerti dan bermanfaat bagi semua
Sunday, June 16, 2013

Kalimat Tunggal Bahasa Belanda

Kalimat Tunggal Bahasa Belanda - Kalimat tunggal dalam bahasa Belanda hanya memiliki sebuah subyek dan sebuah PV (Persoonsvorm). Dalam kalimat tunggal selalu terletak di tempat kedua untuk kalimat berita dan kalimat tanya yang dilengkapi kata tanya. PV (Persoonsvorm) pada kalimat tanya tanpa kata tanya teletak di tempat pertama.



Dalam pembahasan ini, kita juga harus mengetahui istilah atau singkatan dalam yang digunakan pemberian jabatan masing-masing kata yang akan kita uraikan. Adapun mengenai singkatan-singkatan yang dipakai dalam Kalimat Tunggal adalah :
  1. S   →  subyek
  2. PV  →  (Persoonsvorm)
  3. OL  →  obyek langsung / penderita
  4. OT  →  obyek tak langsung / penyerta
  5. SP  →  sisa predikat
  6. K   →  keterangan
  7. KKB →  kata kerja bantu
  8. KSB →  kata sambung
  9. P   →  predikat (berupa PV saja atau PV + SP)
Selain itu, dalam Kalimat Tunggal Bahasa Belanda terdapat pembahasan mengenai 2 topik, yakni :
  1. Kalimat Berita
  2. Kalimat Tanya

1. Kalimat Berita

Dalam kalimat berita, kita langsung menyimak pola kalimat berita berikut :

Saya melihat dia lagi besok
Ik zie hem morgen weer
S PV OL K K
saya melihat dia besok lagi

Saya telah memberi paman saya sebuah buku kemarin
Ik heb mijn oom gisteren een boek gegeven
S PV OL K OL SP
saya KKB paman saya kemarin sebuah buku memberi

Bagian kalimat lain selain subyek, juga dapat menempati tempat pertama dalam suatu kalimat. Kalimat demikian disebut dengan kalimat inversi, contoh : 

Kemarin saya telah memberi paman saya sebuah buku
Gisteren heb ik mijn oom een boek gegeven
K PV S OT OL SP
kemarin KKB saya paman saya sebuah buku memberi

Tidak pernah saya melihat dia lagi
Nooit heb ik hem weer gezien
K PV S OL K SP
tidak pernah KKB saya dia lagi melihat

Itu belum saya coba 
Dat heb ik nog niet geprobeerd
OL PV S K SP
itu KKB saya belum mencoba

Dalam kalimat inversi, S menduduki jabatan / tempat setelah PV.

2. Kalimat Tanya

1. Kalimat tanya dengan jawaban ya atau tidak

(Maukah) kamu mengeposkan surat itu nanti?
Doe je de brief straks op de post? (Ja / Nee)
PV S OL K K
kamu surat itu nanti (doe op de post = mengeposkan) (Ya / Tidak)

Apakah kamu telah mengeposkan surat itu?
Heb je de brief op de post gedaan? (Ja / Nee)
PV S OL K SP
kamu surat itu nanti mengeposkan (Ya / Tidak)

2. Kalimat tanya dengan jawaban informasi

Mengapa kamu tidak mengeposkan surat itu kemarin?

Waarom heb je de brief gisteren niet gepost?
K PV S OL K K SP
mengapa KKB kamu surat itu kemarin tidak mengeposkan

Siapa kemarin tidak mengeposkan surat itu?
Wie heeft de brief gisteren niet gepost?
S PV OL K K SP
siapa KKB surat itu kemarin tidak mengeposkan
 
Dari pembahasan di atas beserta beberapa contoh merupakan salah satu pembahasan terkait dalam topik susunan kata / tata kata dalam kalimat, semoga Anda dapat memahami atas apa yang telah saya sampaikan ini.

Demikian pembahasan mengenai Kalimat Tunggal Bahasa Belanda, semoga bermanfaat bagi yang sedang memahami dan mempelajarinya. Terima Kasih.

Tata Kalimat / Susunan Kalimat Bahasa Belanda

Tata Kalimat / Susunan Kalimat Bahasa Belanda - Pada kesempatan kali ini pula, saya akan melanjutkan pembahasan topik materi bahasa Belanda yang ketiga. Sebelum melanjutkan ke pembahasan topik mengenai Tata Kalimat dalam Bahasa Belanda ini, ada baiknya Anda harus memahami kedua topik di atas terlebih dahulu yang merupakan materi dasar atas materi lanjutan pada halaman ini. Pada pembahasan sebelumnya, saya telah membahas dua topik dasar dalam bahasa Belanda, yang mana topik pertama membahas mengenai "Bunyi dan Ejaan dalam Bahasa Belanda" dan topik kedua membahas mengenai "Perubahan Kata dan Perimbuhan dalam Bahasa Belanda".


Mengenai materi Tata Kalimat / Susunan Kalimat Bahasa Belanda ini, terdapat 9 judul materi yang telah saya susun secara urut mulai dari judul materi pertama sampai materi yang terakhir dalam topik ini.

  1. Kalimat Tunggal
  2. Kalimat Majemuk
  3. Pengingkaran Kata
  4. Urutan Kata dalam kelompok kata benda, kata depan, dan kata kerja
  5. Penggunaan Kala
  6. Penggunaan Kata ER
  7. Penggunaan Kata HET
  8. Kalimat Pasif
  9. Perapatan Bagian-bagian Kalimat

Pembahasan materi mengenai topik Tata Kalimat / Susunan Kalimat Bahasa Belanda ini terdapat 9 judul artikel yang terkait di dalamnya. Sekian penjelasan singkat ini, semoga bermanfaat dalam menambah pengetahuan Anda. Terima Kasih ^^